Melayani Tepung Premix Donat Enak Empuk Halal ala DKU sudah dipakai di Malaysia Brunei Singapore. Juga melayani kursus aneka kue ke seluruh Indonesia & luar negeri. Hubungi Rosidah Donat DKU Sms/WA 0858-5035-8188. Mohon Tidak Copy-Paste Isi Blog ini Tanpa Se-Izin dari Pemilik Blog Donat Kampung Utami - DKUDONUTS. Blog DKU Donuts ini selalu posisi No.1 versi Google Search Indonesia (google.co.id) untuk kata kunci "DONAT INDONESIA".

Saturday, December 27, 2008

Siang Reuni Smarihasta 88 di Malang, Malam Hadiri Parade Music Stop HIV-AIDS di Jombang

Siang, Hadiri Reuni Smarihasta 88 di Malang. Jam 2 dini hari saya sudah wake-up membuat donat. Sejumlah pesanan donat harus saya persiapkan, karena diambil pagi. Jam 8 semua pesanan donat telah selesai. Sementara kawan-kawan alumni smarihasta angkatan 1988, beberapa kali calling untuk memastikan kedatangan saya di acara reuni. Jam 9 pagi, saya akhirnya memastikan berangkat ke acara “ngumpul maneh” Smarihasta '88 di Hotel University In, Malang, 27 Desember 2008. "Hai Rosidah, donat kampung memang luar biasa, terkenal dimana-mana, piyeh kabarmu?", sambutan awal para sahabat alumni. "Halah, cuma donat Rp 500 saja, apa yang luar biasa", sambil tersenyum saya balik bertanya.

Demikianlah kemudian kami saling ramah-tamah dengan teman-teman se-angkatan 1988. Tahun 1991 adalah tahun kelulusan kami, berarti 17 tahun berlalu. Namun kenangan itu seakan-akan seperti kemarin saja di angan-angan. “Hari kemarin adalah kenangan, hari ini adalah realita, hari esok adalah harapan”, begitu Pak Kamilun menyampaikan sambutan di acara ngumpul maneh. Kala itu, Pak Kamilum merupakan guru kami, pembimbing kami, kepala sekolah kami yang dikenal sabar, dan sangat disegani di kalangan siswa SMA Negeri 8 Malang.

Sejenak, saya sempat merenung di sela-sela sambutan beliau. Tentang kenangan SMA, perjalanan saya kini, dan harapan-harapan apa lagi di masa mendatang. Tapi sesaat kemudian, saya segera tersadar kembali ke acara reuni dalam suasana akrab dan menyenangkan. Reuni yang juga dihadiri beberapa guru Smarihasta ini, sangat mengesankan hingga akhir acara. Malam harinya, ingin kumpul bareng lagi dengan sahabat-sahabat Sos-3. Tapi, saya harus segera pulang ke Jombang. Karena menghadiri acara Parade Music Stop HIV-AIDS dan ada pesanan donat dan kue yang di ambil besok.

Malam, Langsung Hadiri Parade Music STOP HIV-AIDS di Jombang. Alhamdulillah, sampai di Jombang jam 7 malam. Sejam kemudian, saya menghadiri Parade Music Stop HIV AIDS di Jombang. Acara ini digelar, antara lain kerjasama Donat Kampoeng Utami (DKU) dengan Radio Surga FM, dalam rangka memperingati Hari Stop HIV-AIDS Sedunia dan Hari Anti Narkoba. Selain dari Jombang, acara parade musik ini dihadiri group band remaja lainnya dari berbagai kota di Jawa Timur, termasuk Surabaya. Selain off-air, acara parade musik yang digemari para remaja ini juga di siarkan secara on-air dan on-line melalui Radio Surga FM dan di-relay 2 radio komunitas lainnya di Jombang.

Monday, December 22, 2008

Wartawan New York, Bicarakan Donat Kampung Indonesia - Kado Hari Ibu, Profil Perempuan Indonesia Akhir Tahun 2008 di Jawa Pos, Radar Mojokerto

Menjelang Hari Ibu (Mother's Day), yang diperingati 22 Desember 2008, profile saya terpilih dimuat di Radar Mojokerto, Jawa Pos, edisi Minggu 21 Desember 2008.

Mother's day, peristiwa penting ini bermula tanggal 22-25 Desember 1928 di Jogjakarta, saat diadakannya Konggres Perempuan Indonesia I. Momentum itu dianggap sebagai salah satu tonggak penting sejarah perjuangan kaum perempuan Indonesia. Sedangkan penetapan tanggal 22 Desember sebagai perayaan Hari Ibu diputuskan dalam Kongres Perempuan Indonesia III pada tahun 1938. Di mancanegara, peringatan Mother’s Day juga ada di sebagian negara Eropa dan Timur Tengah, dan diperingati setiap bulan Maret.

Kini peran Wanita Indonesia, semakin meluas di berbagai bidang kehidupan. Bagaimanapun, semangat dan perjuangan para perempuan sangat penting dalam upaya perbaikan kualitas bangsa ini. Sesungguhnya Indonesia punya banyak generasi wanita kreatif. Dan dengan sedikit sentuhan investasi, saya yakin bahwa kreatifitas itu akan mengabarkan kebesaran bangsa ini ke seluruh penjuru dunia.

Demikian juga, bagaimana perjuangan saya membangun image donat kampung menjadi donat berkelas, sehat termurah. Donat dari kampung, donat ndeso yang awalnya menghidupi orang di kampung-kampung itu, kini mampu menembus batas antar negara bahkan lintas benua. Energi luar biasa besarnya telah saya pancarkan melalui berbagai edukasi di setiap kesempatan saya.

Sebuah situs milik
Duane Reade, sebuah perusahaan retail raksasa di New York City, yaitu blog International Donut Reporter, NYC Donut Report, juga membahas donat kampung Indonesia di situs mereka, Kampoeng Utami Donuts, Suitable for All Agendas. Saya dapatkan link ini ketika ada teman saya mengabarkan bahwa donat kampung menjadi perbincangan di kalangan wartawan kuliner AS. Donat kampung utami, donat Rp 500,- yang mampu menembus image di negeri paman sam itu. Sebuah kado luar biasa, betapa penting peran wanita Indonesia. Ini sekaligus juga sebagai kado saya di akhir tahun 2008. Kado dari Jawa Pos - Radar Mojokerto, berupa berita profile saya, "Lebih Dekat dengan Rosidah W Utami, Perempuan Entrepreneur Jombang".

Manakala berita donat resep standar Rp 500,- buatan saya bisa menembus batas negara, maka donat resep premium Rp 5.000,- buatan saya, pun akhirnya dengan dukungan investor Indonesia, yakin pula akan mengabarkan ke penjuru dunia, bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar.

Tuesday, December 02, 2008

Atribut Partai Politik dan Kampanye Pemilu 2009 Bisa di Atas Kue Tart dan Donat

Hanya ada di Jombang, Jawa Timur. Menuangkan ide kreatif bisa banyak cara. Yaitu Kampanye Pemilu 2009 melalui kue tart dihias chocolate logo partai politik. Saat beberapa pihak telah menghubungi saya kemudian order kue tart. Dan saya ahlinya, membuat kue tart dan donat berhiaskan butter-cream dan chocolate bermotif atribut sebuah partai politik. Selain pada kue tart, saya juga ahli menghias dan membatik hiasan pada brownies, dan cake kue bermotif logo partai politik, logo perusahaan, logo lembaga, logo instansi, dan logo organisasi.

Bukan pekerjaan mudah bagi Donat Kampoeng Utami (DKU). Ini bukti, bahwa kepercayaan pelanggan DKU di Jombang adalah wujud dari keseriusan DKU untuk selalu memenuhi kepuasan pelanggan. Saya yakin tak banyak orang mampu menghias kue seperti ini. Bukan pekerjaan mudah, perlu keahlian khusus untuk melukis di atas kue. Selain harus punya bakat melukis, juga membutuhkan ketelitian, kejelian, dan kesabaran yang tinggi. Sehingga hiasan kue tart parpol itu nampak cantik, indah, sempurna, dan menarik. Agar mudah diingat, kue tart itu saya namakan Kue Tart Pemilu 2009 atau KTP 2009. Dampaknya, tak main-main, Kue Tart Pemilu 2009 terbukti merupakan sarana kampanye yang murah tapi efektif untuk menyongsong Pemilihan Umum (Pemilu) 2009.

Selain efektif, makan kue tart pemilu secara psikologis dapat memberikan sentuhan kebersamaan. Karena kue tart ini bisa dinikmati oleh semua yang hadir di dalam forum-forum terbatas. Misalnya saat peresmian, syukuran, kampanye parpol yang dilakukan secara tertutup di dalam gedung. Jadi mulai pemotongan kue secara simbolis (ceremonial) oleh ketua partai, Pembagian kue kepada anggota partai yang hadir dalam forum tersebut, kemudian dinikmati bersama-sama. Kue tart pemilu 2009 juga dapat dijadikan momentum pendorong semangat kebersamaan di antara pengurus partai sebagai gong diawalinya pesta demokrasi.

Agar netral, hasil kreatifitas saya pada kue tart pemilu memang seharusnya tidak saya display di blog DKU. Saya akan dengan senang hati, melayani siapapun yang datang pada saya, untuk sepotong kue. Dan saya yakin dan berdoa, bahwa diantara yang datang pada saya adalah orang-orang sukses. Bergabung dan berinteraksi dengan orang-orang sukses, yakin bahwa kita juga akan sukses. Semoga Indonesia memperoleh pemimpin yang amanah dan dicintai rakyatnya. Welcome to Indonesia Election 2009.

Monday, December 01, 2008

Eagle’s Spirit, Pakar NLP Indonesia Juga Kunjungi Donat Kampung

Siapa sangka jika tiba-tiba saya didatangi seorang muda, tapi senior di bidang training & motivation. Beliau, Edy Santoso (foto:kiri), pendiri Eagle’s Spirit yang juga pakar NLP Indonesia yang bermarkas di Jakarta itu, kemarin (30/11) sempatkan berkunjung ke kedai saya, kedai donatnya orang kampung di Jombang, Jawa Timur. Kiprahnya sejak tahun 1996, menunjukan pengalamannya lebih dari 12 tahun dalam bidang Trainer & Motivator.

Dikenal sebagai sosok enerjik dan dinamis, beliau juga seorang praktisi Neuro Linguistic Programming (NLP) yang telah memberikan pelatihan kepada ribuan peserta di seluruh Indonesia dengan spesialisasi pada bidang Motivation, Sales & Marketing, Leadership, Personal Development & Team Building yang dikemas dengan menggunakan teknik-teknik Dahsyat Neuro Linguistic Programming (NLP) yang telah terbukti manjur di seluruh dunia. Kedatangan beliau ini didampingi seorang pakar training SDM dan motivator, Pintor Sagala, yang juga sebagai Direktur Maneuver Praga Strategy (MPS). Sebelum ke DKU, beliau berdua menghadiri undangan untuk memberikan materi training & motivation di Bank Indonesia Cabang Kediri.

Dalam kesempatan singkat itu, beliau berdua sempat memberikan kapsul spirit kepada saya dan bagaimana gambaran DKU ke depan. Saat beliau berdua bertanya, "Apa kunci sukses ibu dalam membangun image kedai donat kampung?" Saya hanya bisa menjawabnya: "Saya tak punya kunci sukses sebagaimana yang Bapak maksudkan, saya hanya ikhlas saja melayani orang-orang yang datang pada saya". Kemudian kami diskusi seputar perkembangan kedai kecil ini.

Di akhir kunjungan, beliau juga membawa oleh-oleh khas kota Jombang, Kue Gupal DKU yang sudah dikenal masyarakat Indonesia. Pak Pintor Sagala sempat terkejut dan berguman, "wow, luar biasa", saat membaca spanduk banner DKU bertuliskan "Produsen & Grosir Kue Kering Termurah di Indonesia". Kami pun tertawa bersama dan mengakhiri perjumpaan persahabatan ini dengan lambaian tangan setalah sekitar satu jam kami sharing. Karena beliau berdua harus segera take-flight dari Bandara Internasional Juanda menuju Jakarta.
Google Search