Melayani Tepung Premix Donat Enak Empuk Halal ala DKU sudah dipakai di Malaysia Brunei Singapore. Juga melayani kursus aneka kue ke seluruh Indonesia & luar negeri. Hubungi Rosidah Donat DKU Sms/WA 0858-5035-8188. Mohon Tidak Copy-Paste Isi Blog ini Tanpa Se-Izin dari Pemilik Blog Donat Kampung Utami - DKUDONUTS. Blog DKU Donuts ini selalu posisi No.1 versi Google Search Indonesia (google.co.id) untuk kata kunci "DONAT INDONESIA".

Friday, October 24, 2008

Donat Kampoeng Utami Peroleh Sertifikasi HALAL-MUI

Alhamdulillah, hanya dengan kata itu saya ber-syukur dan ber-munajad. Hari ini, Jumat 24 Oktober 2008, saya mendapat kabar dari Indonesia, bahwa Donat Kampung Utami telah lulus uji kehalalan dari Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM-MUI) Jawa Timur. Semua diluar kemampuan saya, karena upaya dan prosedur ini berjalan atas dukungan kawan-kawan Pengurus Persatuan Pengusaha Makanan dan Minuman (Permamin) Jombang dan Pemerintah Kabupaten Jombang. Meskipun saya informasikan terlambat, namun Donat Kampoeng Utami telah mendapat sertifikasi HALAL-MUI bulan September 2008 yang lalu.

Bukan suatu kebetulan, namun saya meyakini bahwa bulan Ramadhan 1429H, September 2008, adalah momentum luar biasa atas perjalanan ini. Filosofi hijrah, adalah konsepsi yang sangat penting dalam hidup kami sebagai ciptaan, yaitu perpindahan kepada suatu atmosfer cahaya yang terang benderang, halalan thoyyiban (halal dan baik). Sesuatu yang baik dan buruk, pada masa kini, pada masa akhir dari dunia, dunia yang usianya semakin menua, dunia yang kapitalis materialistik, maka baik dan buruk akan lebih terasa dalam hati, nampak dalam pandangan mata, yang konsekuensinya berdampak langsung dalam kehidupan setiap manusia.

Memegang amanah halal, adalah sebuah tanggung jawab hati nurani (batiniah). Detik ini, formalitas label halal adalah ujian harfiah bagi saya untuk jujur kepada Tuhan (vertikal), Yang Maha Pencipta. Yang sebenarnya tanpa formalitas halal (horizontal), saya telah bertahun-tahun melakukan dengan dasar keimanan saya. Sebagaimana ada 5 pilar yang saya yakini sebagai kunci keberlanjutan agar kami tetap bisa survive. Jujur, Ikhlas, Profesional, Bersahabat, dan Rendah Hati. Mudah-mudahan Allah memberikan kemudahan dan kekuatan atas pilihan ini.

Sekali lagi terima kasih Permamin, pemerintah kabupaten Jombang, seluruh masyarakat pelanggan Donat Kampoeng Utami, dan LPPOM-MUI Jawa Timur, serta kawan-kawan di milis Yahoo Groups, yang telah mendukung DKU sebagai produk HALAL dan BAIK. (Ditulis di Butterworth).

Friday, October 17, 2008

Setelah Trans TV dan Surya Daily News, Kue GUPAL Kampoeng DKU Juga Dikenal di Luar Negeri

Di tengah kesibukan saya, malam ini, saya sempatkan posting. Kabar dari Indonesia, yang saya peroleh dari my family, pada moment menjelang dan selepas Idul Fitri, Kue GUPAL Kampoeng DKU semakin populer di seluruh Nusantara. Melalui Wisata Kuliner Trans TV, disusul berita Kue Gupal DKU di Koran Harian Surya Daily News tanggal 4 Oktober 2008, kue GUPAL DKU buatan Donat Kampoeng Utami semakin diburu pelanggan, dari seluruh Indonesia bahkan sampai ke luar negeri.

Sepanjang moment Idul Fitri 2008, sebanyak 1000 pack Kue Gupal DKU kemasan toples 300 gram laris terjual. Hampir tiap hari nyaris kehabisan stok Kue Gupal DKU di kedai kami. Tak hanya konsumen lokal Indonesia, setelah Kue GUPAL DKU bersama Pak Bondan Winarno Mak-NYUSS di Trans-TV, kini Kue GULO PALEM Kampoeng DKU atau Kue GUPAL Kampoeng DKU juga diminati pelanggan luar negeri. Selain pembeli dari berbagai pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Bali, Kue GUPAL Kampoeng juga diminati konsumen dari Singapore, dan Brunei.

Saya hanya bisa memantau perkembangan DKU di Jombang via phone atau email. Saya akan sering ke negeri ini untuk urusan bisnis dalam setiap tiga bulan sekali, Insya Allah. Atau mungkin, keluarga kami akan stay dalam masa yang lama di sini. Namun, saya mulai merasakan culture-shock. Saya pun juga mulai rindu pada bisnis saya di Indonesia. Saya juga rindu masakan Jombang, nasi pecel dan nasi goreng Jawa. Tentu saja, saya juga rindu pada kedua anak saya, Dynta dan Qutub. Yang selalu menyemangati saya dalam hari-hari kerja saya di Indonesia.

Kabar dari Indonesia pula, pada moment Idul Fitri, DKU mendapat tamu istimewa dari Wartawan Senior Detik.com, Sapto Anggoro. Beliau, Pak Sapto Anggoro adalah pernah menjadi wartawan olahraga Surabaya Post 1987, Berita Buana Jakarta 1990, Republika (1993-99), lalu detikcom dari 1998 hingga kini. Dikabarkan bahwa ada investor Jakarta kini tengah menjajaki bisnis kuliner terutama bisnis donat kelas premium, dan bisa jadi apabila sefaham, dimungkinkan ingin mengajak kami untuk mengembangkan bisnis donat premium di Indonesia.

Saya sebenarnya juga telah sering kontak via email dengan perusahaan raksasa dari Negeri Brunei Darussalam yang bermarkas di Kuala Belait, yaitu Serikandi Group, untuk berbisnis dan mengembangkan perniagaan kue-kue Melayu di Brunei Darussalam. Serikandi Group adalah sebuah holding raksasa yang bergerak di Oil Field Services, Cafe and Restaurant, Marine and Enginering, Management Services, IT Solution, Food and Packaging, and Trading.

Kemudian yang terakhir, pekan ini, saya telah dikontak oleh investor dari Arab Saudi yang juga tertarik pada bisnis donut. Rencananya, kami akan mendiskusikan konsep dan aplikasinya pada akhir Oktober 2008 atau awal bulan Nopember 2008. Mudah-mudahan Allah SWT memberikan kekuatan kepada saya, dan memudahkan segala urusan ini menjadi yang terbaik dan barokah. (Ditulis Midnight, di Butterworth).

Google Search