Melayani Tepung Premix Donat Enak Empuk Halal ala DKU sudah dipakai di Malaysia Brunei Singapore. Juga melayani kursus aneka kue ke seluruh Indonesia & luar negeri. Hubungi Rosidah Donat DKU PinBB: 27EFF200, Hp:0858-5035-8188 / 0852-5798-9119 / 0812-5281-1788/0819-1313-6088. Mohon Tidak Copy-Paste Isi Blog ini Tanpa Se-Izin dari Pemilik Blog Donat Kampung Utami - DKUDONUTS. Blog DKU Donuts ini selalu posisi No.1 versi Google Search Indonesia (google.co.id) untuk kata kunci "DONAT INDONESIA".

Wednesday, July 02, 2008

Penggiat dan Penulis Buku CSR, Kunjungi Donat Kampung

Minggu, 29 Juni 2008, ke sekian kali saya dikunjungi orang-orang istimewa. Siapa tak kenal Yusuf Wibisono, Pengarang buku “Membedah Konsep dan Aplikasi CSR (Corporate Social Responsibility)”. Buku tersebut sudah diterbitkan sekitar pertengahan 2007. Selain penulis, Bapak Yusuf Wibisono, sehari-hari juga dikenal sebagai Kepala Departemen Infokom Biro Hubungan Masyarakat (Public Relation Section Head) PT Petrokimia Gresik, yang juga penggiat dan praktisi CSR. Buku CSR yang ditulisnya, berangkat dari rasa kegelisahan saat dirinya menemukan fakta. Banyak perusahaan yang sering diprotes dan di unjukrasa warga sekitar, bahkan hingga taraf perusakan aset perusahaan. Rasa gelisah itu hampir berkecamuk selama tiga tahun, sebelum buku itu berhasil diterbitkannya Juli 2007.


Hobby blusukan ke daerah, membuat beliau terprovokasi mengunjungi kedainya orang desa. Kedai saya yang cuma berdimensi 3x3 meter, Donat Kampoeng Utami di Jombang. Bagaimanapun setiap silaturrahmi akan membawa aura berkah dan rejeki. Silaturrahmi, adalah bagian dari 5 pilar konsep dan aplikasi DKU kepada semua tamunya. Kami sharing pengalaman, dari seminar ke seminar, serta beberapa topik kehidupan sosial kemasyarakatan. Termasuk semangat entrepreneur dengan berbagai literaturnya. Beliau banyak memberikan spirit dan wawasan kepada saya, sehingga semakin menambah semangat saya untuk membangun market donat kampung.


Memang, CSR atau tanggung jawab sosial perusahaan, saat ini telah menjadi konsep yang sering didengar. Definisinya sendiri masih menjadi perdebatan di antara para praktisi maupun akademisi. Mudah-mudahan, CSR yang telah digiatkan beberapa perusahaan di Indonesia tidak disalahgunakan untuk melakukan corporate greenwash atau pengelabuan citra perusahaan belaka. Tetapi bisa menjadi suatu wahana yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

Google Search