Melayani Tepung Premix Donat Enak Empuk Halal ala DKU sudah dipakai di Malaysia Brunei Singapore. Juga melayani kursus aneka kue ke seluruh Indonesia & luar negeri. Hubungi Rosidah Donat DKU PinBB: 27EFF200, Hp:0858-5035-8188 / 0852-5798-9119 / 0812-5281-1788/0819-1313-6088. Mohon Tidak Copy-Paste Isi Blog ini Tanpa Se-Izin dari Pemilik Blog Donat Kampung Utami - DKUDONUTS. Blog DKU Donuts ini selalu posisi No.1 versi Google Search Indonesia (google.co.id) untuk kata kunci "DONAT INDONESIA".

Tuesday, April 13, 2010

Singgah di Rosh Cafe Jombang Nikmati Donat; Muhammad Awi Cheng Ho atau Chow Cin Wi - Mualaf Keturunan Tionghoa Kembali Keliling Indonesia Naik Motor Tahun 2010



Mualaf keturunan Tionghoa dari Medan, Muhammad Awi Cheng Ho singgah ke  cafe "Donat Kampoeng Utami (DKU)", di Rosh Cafe - Bmart swalayan lantai 2, Jombang, Jawa Timur kemarin, Minggu 11 April 2010.

Setelah sukses keliling Indonesia selama dua tahun dengan mengendarai sepeda motornya di tahun 2007, Muhammad Awi Chengho atau Chow Cin Wi, seorang mualaf keturunan Tionghoa asal Medan, kembali melakukan perjalanan keliling Indonesia di tahun 2010. 

Sambil bersantai menikmati donat kualitas premium ala Roshberry, dan sajian minuman fruit juice "the rose-apple", Awi Cheng Ho menceritakan pengalamannya. "Puluhan kota Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, telah saya singgahi," kata Awi Chengho di cafe Roshberry Jombang, Minggu (11/4). Ia mengaku bertolak dari Medan untuk melakukan perjalanan keliling Indonesia dengan tujuan mengajak masyarakat untuk benar-benar menjaga keindahan alam Indonesia. Tak hanya keliling Indonesia, Awi Cheng Ho juga menceritakan pernah keliling Serawak dan Brunei Darussalam.

Pria yang memiliki nama asli Chou Cin Wi ini mengaku memiliki tekad kuat untuk memanfaatkan sisa umurnya untuk travelling sambil berdakwah. Awi yang kelahiran Medan, 3 Desember 1963, memang sejak usia muda hobi bersepeda. Kalau tahun 2007 dulu pakai motor kecil, Yamaha Vega, sekarang Awi pakai motor gede alias moge. "Hadiah dari ustad Arifin", ucap Awi yang memeluk Islam sejak 13 Oktober 2000.

Awi Cheng Ho yang juga Penggiat Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Medan ini membawa berbagai perlengkapan perjalanan yang dipasang di atas jok motornya. Dipasangi boks untuk menyimpan berbagai perlengkapan seperti seperangkat laptop, LCD, kamera digital, handycam, dan pakaian.

Awi juga mendokumentasikan perjalanan dakwah panjangnya itu selama mengunjungi beberapa kota di Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Bali, dan Jawa, Serawak dan Brunei Darussalam.

Dalam berkeliling Indonesia, Awi memaparkan legenda bagaimana hubungan Arab - China - Islam yang terkorelasi dengan kisah-kisah sejumlah nabi, Laksamana Ceng Ho, Nabi Isa hingga Nabi Muhammad SAW.

Referensi media online lainnya, silakan klik di sini : 
Google Search